Masha Allah, Ini Fakta Perkembangan Islam Di Korea Utara yang akan Membuat anda Terkejut!!

Reportaseterkini.net - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Korea Utara adalah negara paling ketat untuk urusan-urusan agama. Di sini segala atribut yang berhubungan dengan keagamaan sangat dilarang. Jangankan mendirikan tempat ibadah, menunjukkan diri dengan pernik agama tertentu bisa fatal akibatnya. Meskipun demikian ketat, tapi agama tetap masih bisa bernafas di sana.

Rata-rata penduduk Korut adalah penganut Juche, meskipun demikian tak berarti agama lain tidak bisa berkembang di sini. Beberapa agama populer dunia juga mendapatkan tempat, termasuk Islam. Hal ini jadi sesuatu yang mungkin tak pernah disangka banyak orang. Bahkan Islam di sini tak hanya diakui, tapi diperbolehkan sebebas-bebasnya untuk dijalankan, namun dengan satu dua pengecualian.
.
Sebagai negara komunis, Korut sudah lama memberlakukan aturan yang ketat soal agama. Tapi, pada kenyataannya, Islam seolah mendapatkan lampu hijau di sini. Terbukti dengan data agama yang menyematkan nama Islam di sana. Jumlahnya sendiri sangatlah kecil, bahkan tak sampai satu persen. Meskipun jadi minoritas, tapi tak ada tekanan bagi para orang asing untuk menjalankan syariat Islam.
.
Dunia selalu menganggap Korut adalah negara yang kaku dan kejam luar biasa. Jangankan agama, potongan rambut saja diatur oleh pemerintah. Terutama soal perayaan-perayaan agama, termasuk Islam. Meskipun demikian, pemerintah Korut sebenarnya sangat membebaskan semua orang di bawah naungan mereka untuk memilih agama yang diyakininya. Soal kebebasan beragama, Kim Jong Un bahkan sendiri pernah mengungkapkan untuk memberikan toleransi agama islam untuk merayakan hari idul fitri.
.
Kita mungkin boleh termakan dengan stigma jelek Korut yang telah tersebar di berbagai media. Tapi, lihat juga sisi lainnya di mana ternyata negara ini sangat membebaskan agama, termasuk Islam. Semoga di masa depan nanti Islam makin besar di sana.
.
Jangan lupa tag temanmu yang suka korea-korea-an ;) | Semoga bermanfaat. | via eramuslim.com

Subscribe to receive free email updates: