Di Teriaki Teroris, Dua Remaja Muslim New York Babak Belur DiPukuli Di Depan Masjid

Reportaseterkini.net - Kekerasan anti-Islam kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Dua remaja muslim dikabarkan babak belur dipukuli orang tak dikenal (OTK) di depan Masjid Brooklyn, New York, AS pada Minggu, 3 Juli 2016 sekira pukul 01.18 dini hari waktu setempat.


Kejadian ini hampir bersamaan dengan penembakan dan penikaman terhadap seorang dokter muslim di Houston, Texas di hari yang sama. (Baca: Hendak Salat Subuh, Dokter Muslim Ditembaki OTK).

Mohamed Bahe, direktur masjid memaparkan kronologinya, di mana awalnya dua remaja berusia 16 dan 17 tahun, mencurigai sebuah mobil misterius yang terparkir di halaman Muslim Community Center of Brooklyn.

Saat berusaha mencari tahu siapa yang ada di dalam mobil, tiba-tiba dari seberang jalan datang seorang pria yang memukuli dan merubuhkan dua remaja tersebut.
“Mereka melihat sebuah mobil mencurigakan terparkir di luar pintu masuk (masjid). Mereka mencari tahu siapa di dalam mobil dan melihat seorang wanita,” tutur Bahe, dilansir Independent, Senin (4/7/2016).

“Mereka bertanya apakah wanita itu butuh bantuan. Kemudian tiba-tiba seorang pria berlari dari seberang jalan dan memukul mereka. Sang pelaku juga menginjak dan menendang mereka. Dia juga meneriakkan: ‘Kalian teroris sialan!’,” tambahnya.

Kejadian itu juga terjadi saat para jamaah masjid lainnya tengah melaksanakan ibadah Salat Tarawih. Tapi ketika mendengar keributan di luar, mereka segera keluar masjid dan saat itu pula sang pelaku melarikan diri.

Kejadian ini tentu segera dilaporkan ke NYPD atau Kepolisian New York. Sayangnya laporan pertama mereka diabaikan. Baru setelah beberapa laporan lain berdatangan, NYPD memproses penyelidikan.

Pun begitu, NYPD menolak menyebutkan kejadian ini sebagai tindak kejahatan dengan mendasarkan kebencian (hate crime). Sementara dua pelaku disebutkan sudah teridentifikasi dan masih dalam pengejaran polisi.

Adapun dua remaja muslim yang jadi korban segera dilarikan ke Lutheran Medical Center. Satu korban sudah dirawat dan diperbolehkan pulang, sementara satu korban lainnya masih harus dirawat intensif.

Sumber : atjehcyber.id

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga :
loading...