Allahhu Akbar!! Di Eropa, Al-Qur'an Adalah Buku Terlaris dan Paling Banyak Peminatnya

Reportaseterkini.net - Meskipun sekitar tahun 2008 kemarin muncul sebuah film yang mengancam kesucian al-Qur’an dengan judul “Fitna”, tapi ternyata tidak mengubah fakta bahwa al-Qur’an adalah kitab yang amat suci bahkan al-Qur’an berhasil mendapatkan gelar sebagai buku yang paling laris di sekitaran Eropa. Hal ini terjadi karena ternyata amat banyak orang-orang yang ingin mengetahui dan mempelajari isi dari al-Qur’an. Untuk menela’ah dan mengambil pelajaran mengenai hidup dari kitab yang menjadi acuan bersikap orang-orang yang menjadi kaum pengikut Nabi Muhammad SAW untuk menyembah satu Tuhan, yaitu Allah SWT.

.
Al-Quran sebagai kitab umat Islam menjadi sebuah kitab yang mendadak mengalami peningkatan pengguna mushaf elektronik atau aplikasinya. Hal ini dilansir dari sebuah media cetak di Eropa yang dikenal dengan nama De Telegraaf, dimana ini adalah sebuah bukti bahwa ketertarikan orang-orang Eropa terhadap kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Keajaiban tersebut juga membuktikan kepada dunia bahwa Allah SWT akan bisa menghimpun pasukan untuk membela agama Islam, entah bagaimana caranya mulai dari cara yang tak terpikir hingga yang paling logis.
.
Al-Qur’an adalah buku terlaris di benua Eropa, hal tersebut kini sudah dipastikan memang. Tapi, tentu saja ini tidak lepas dari perjuangan umat-umat Islam untuk membuatnya menjadi sesuatu yang berkesan bagi masyarakat di sana. Di Belanda beberapa waktu lalu sempat diadakan sebuah dialog yang dihadiri oleh banyak orang-orang hebat seperti para pemikir dan para penggiat media di sekitar Belanda. Pada dialog tersebut, dititik beratkan bahwa memang apa yang digambarkan secara satir lewat film Fitna sudah jauh dari apa yang diajarkan dalam al-Qur’an sebagai sebuah kitab yang dipenuhi hidayah dari Allah SWT langsung.
.
Surat kabar De Telegraaf juga menyatakan bahwa mereka yang tinggal di Belanda dan tertarik untuk mengetahui apa itu Islam, bebas untuk masuk ke dalam masjid mereka. Pertanyaan-pertanyaan akan dijawab dengan metode dialog sehingga tidak ada lagi kecemasan untuk mereka tinggal berdampingan dengan penganut agama Islam Eropa.
.
Wallahu a'lam bishawab | Sumber : dream.co.id 

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga :
loading...