Sebelum Razia Warung Makan Ibu Eni, Satpol PP Kota Serang Terlebih Dahulu Razia Restoran di Mall

Reportaseterkini.net - Di dunia maya sedang ramai menjadi topik pembicaraan soal razia Satpol PP Kota Serang terhadap sebuah warung makan milik Saeni atau Ibu Eni (53). Warung makan Saeni dirazia karena buka di siang hari pada bulan Ramadhan. Kasus ini juga kemudian mendorong komika Dwika Putra menggalang dana lewat akun twitternya untuk membantu Saeni.


Berbagai komentar miring dari masyarakat dialamatkan kepada Satpol PP Kota Serang. Ada yang menilai Satpol PP arogan yang hanya melakukan razia ke warung-warung kecil, seperti restoran-restoran di mall tidak terkena razia. Selain itu Satpol PP dianggap tidak melakukan langkah persuasif dalam penertiban.

Menanggapi komentar miring ini, Kasat Pol PP Kota Serang Maman Lutfi mengklaim tidak tebang pilih dalam melakukan razia rumah makan. Sebelum razia di warteg-warteg, Satpol PP Serang telah melakukan di warung-warung besar seperti di mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

"Jadi kita mainnya rumah makan besar dulu, itu rute yang terakhir, karena sudah siang. Bukan hanya warteg saja, karena yang besarnya sesuai aturan," ujar Maman seperti dikutip Merdeka, Ahad (12/6/2016).

Sementara langkah persuasif sudah dilakukan oleh Satpol PP Kota Serang. Mamn mengaku pihaknya sudah memberikan surat edaran dan imbauan terlebih dahulu. Surat edaran itu juga ditandatangani oleh Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman dan juga MUI Kota Serang.

"Edaran ada kok, ditandatangani wali kota dan MUI. Sebelum melakukan tindakan sosialisasi sudah dilakukan. Surat edaran juga sudah tertempel di kaca warteg," imbuh Maman.

Maman juga mengungkapkan dalam penyitaan makanan pihaknya sudah sesuai prosedur. "Iya dong (beri surat penyitaan) itu mah protap. Makanya KTP nya diambil, kalau orang itu mau ngurus silakan ke kantor. Biar saat ngambil kan mereka buat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi," ujar Maman.*

Sumber : voa-islam.com

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga :
loading...