Ketika Seorang Wanita Muslimah Berbuat Salah, Jangan Salahkan Hijabnya ! Baca ini Sebentar yaa

Reportaseterkini.net - Hijab adalah suatu kewajiban layaknya sholat 5 waktu, puasa, dan zakat, tidak memandang orang itu baik atau buruk | Namun akhlak merupakan perangai/perilaku seseorang yg bergantung sekali dengan keadaan hati (iman). Sedangkan iman manusia itu naik turun (tdk stabil), bergantung pada ketaatan dan kemaksiatan yg ia lakukan.



Apabila ada orang yg memperdebatkan hijab dengan akhlak, sesungguhnya hijab itu wajib, dan akhlak itu dibentuk seumur hidup | Karna sejatinya, hidup merupakan proses belajar.

Jika ada yg berhijab namun belum berakhlak mulia, bukan hijabnya yg salah, namun akhlaklah yg perlu dibenahi | Bukan benahi hati dulu baru berhijab, namun berhijablah maka secara tidak langsung hatimu pun terbenahi.

Bukankah berhijab merupakan langkah awal dr akhlak mulia? Bukankah dengan berhijab secara otomatis akan ‘menjaga’ kita dr hal-hal yg dibenci-Nya?
Bukankah dgn berhijab itu brrt kita menyelamatkan org lain, diri kita serta keluarga dr siksa api neraka?
Dan bukankah dgn berhijab, Allah lah yg akan menyeleksi orang2 baik utk bersama kita?

Semua inti keistiqomahan dlm melaksanakan ketaatan (ibadah) itu terletak pd niat dan didukung oleh lingkungan | Di saat kau ingin hijrah di jalan-Nya dgn berharap ridha-Nya semata, bersamaan dgn ikhtiar dan doa, in syaa Allah semua proses hijrahmu yg mungkin kadangkala diterpa ujian, akan terjalani dgn baik.

Hijrah memang butuh proses dan Proses butuh waktu. Maka, lakukanlah sekarang sebelum waktu itu habis! “Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi” (QS.Al-Fajr:14)
.
. “wanita berhijab itu belum tentu sholehah, tapi wanita sholehah pasti berhijab. Oleh karna itu kita harus menjadi wanita sholehah. Kita sama2 hijab fisik dulu, kemudian kondisikan hati pelan2”. - Oki Setiana Dewi -

Bukankah, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah”-HR.Muslim [reportaseterkini.net]

Subscribe to receive free email updates: