Inilah 8 Kriteria Laki-Laki yang Tidak Pantas Kamu Nikahi

Reportaseterkini.net - Dalam memilih pasangan untuk dunia dan akhirat memang tidak boleh sembarangan. Setuju kan? Nah, ada beberapa kriteria laki-laki yang tidak pantas menikah dengan kita. Apa saja?


1. Hobi maksiat

Apa sih maksiat itu? ternyata yang namanya maksiat itu bukan semata laki-laki yang suka main perempuan lo. arti maksiat itu luas, yaitu pelanggaran semua hukum agama yang merugikan diri sendiri. contohnya banyak, seperti minum khamr, bergunjing, bahkan yang dilakukan Nabi Adam a.s. semasa di surga yang menyebabkannya diturunkan ke bumi adalah tergolong maksiat. lalu dengan pernikahan kan nantinya pasti hidup bersama, sedih kan kalau kita hidup bersama laki-laki yang terus mencelakakan dirinya sendiri.

2. Meninggalkan shalat

Shalat saja ditinggalkan, apa lagi kita. ya nggak? hehe. bukan sesederhana itu sebenarnya. sebab shalat adalah tiang agama. ibaratnya, ilmu agama yang pertama dan utama diajarkan pada kita adalah tentang shalat. pokoknya shalat itu penting, sebagai penjaga akhlak kita dari kekejian dan kemungkaran, sebagai tiang agama, sebagai tolok ukur amal kita di dunia. nah, kalau shalatnya tidak benar, bagaimana ke-Islamannya? bagaimana hubungannya dengan Allah? sangat perlu ditanyakan. sepertinya dia harus sekolah agama dulu sebelum memikirkan tentang pernikahan. masa laki-laki seperti itu pantas menjadi imam kita?

3. Tidak punya rasa cemburu

Pernah dengar nggak kalau cemburu itu pertanda cinta? hm, bagaimana pun kita pasti ingin menjadi perempuan yang berharga, yang layak diperjuangkan. memang rasa cinta itu bisa ditumbuhkan. tapi kalau dia tidak punya rasa cemburu, sebel juga kan rasanya.

eh tapi hati-hati ya dengan rasa cemburu seperti itu. cemburu yang berlebihan juga nggak baik. yah, semoga kita kelak menikah dengan laki-laki yang bisa mencintai kita dengan baik dan selayaknya.

4. Durhaka kepada Orang Tua

Durhaka itu menurut syara' artinya setiap perbuatan atau ucapan anak yang menyakiti orang tuanya. orang tua adalah sosok yang jelas-jelas berjasa untuk hidup seseorang, siapapun. kalau sosok sepenting itu didurhakai, bagaimana dengan kita yang bukan siapa-siapa, iya kan? laki-laki yang durhaka kan identik dengan sifat yang kasar dan keras. yakin ukhti mau menikah dengan laki-laki seperti itu? hiih, mending selamatkan masa depan rumah tangga yuk.


5. Gemar marah-marah dan kasar

Makhluk laki-laki memang digambarkan sebagai sosok yang lebih kuat fisiknya, jantan, tegas, dan keras daripada perempuan. namun alangkah lebih baiknya kalau semua itu dikontrol. laki-laki yang kuat bukanlah yang mampu mengangkat beban puluhan kilo melainkan dia yang mampu menahan amarahnya. laki-laki yang lembut dan sabar tentu lebih menenangkan buat rumah tangga. jangan takut dia adalah laki-laki banci. ada batas yang jelas antara kelembutan banci dan laki-laki kan?

bedakan juga antara marah dengan marah-marah. marah itu wajar, tetapi kalau marah-marah, itu sudah berlebihan, dan artinya laki-laki itu bukan orang yang kuat. sebab menahan amarah saja tidak sanggup. apalagi sampai melampiaskannya dengan kekasaran.

6. Seperti banci

Dengan menikah, seorang perempuan berharap akan memiliki tempat berlindung, mendapat ketenangan dan kenyamanan. bayangkan kalau laki-laki yang menjadi pasangan kita kelak adalah seorang yang menyerupai banci. bagaimana bisa melindungi dan memberikan kenyamanan untuk rumah tangganya ya?


7. Berpenghasilan haram

Yang ini bener-bener na'udzubillah deh. untuk hidup sehari-hari saja kita selalu berusaha mencari yang halal. jangan sampai suami kita nanti menafkahi kita dari sumber yang haram. nggak akan barokah hidup kita nanti.

diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW menceritakan seorang laki-laki yang sedang musafir. rambutnya kusut dan penuh debu. dia menadahkan kedua tangannya ke langit sembari berdoa: “Wahai Tuhanku , wahai Tuhanku," sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan perutnya diisi dengan makanan yang haram, maka kata Rasulullah SAW : “Bagaimana mungkin permohonannya dikabulkan? (HR. Muslim II/703 no.1015)

8. Kurang kontrol tingkah laku dengan lawan jenis

Kalau laki-laki itu masih pegang-pegang perempuan yang bukan mahramnya, merayu-rayu, suka berikhtilat atau berkhalwat, tidak mematuhi aturan islam dalam bergaul dengan perempuan, ah sudahlah lupakan saja. unqualified! boleh lah jadi teman, tapi untuk jadi pasangan hidup dunia akhirat? coba pikir deh. memangnya ukhti mau jadi perempuan ke sekian yang disentuhnya? kan lebih istimewa kalau dia menjaga diri untuk pasangannya kelak.

Kesannya memang laki-laki yang memilih perempuan untuk dinikahi. akan tetapi kita sebagai perempuan pun harus selektif. jangan sampai pernikahan ukhti tidak diridhoi-Nya. semoga kita selalu dimudahkan dalam segala urusan, termasuk urusan cinta. :))

Sumber : Ukhtistory.id

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga :
loading...