Begini Caranya Membahagiakan Istri Meski Dalam Keadaan Haid

Reportaseterkini.net - Bercuumm.bu dengan istri akan membuat istri merasa bahagia dan bangga.


Rasulullah merupakan sosok suami yang teladan. Ia telah mencontohkan bagaimana seorang suami tetap bisa membahagiakan istrinya meski dalam keadaan haid. Saat haid memang dilarang untuk hubungan Suami Istri. Namun, bukan berarti suami membiarkan istri sendirian dan tanpa menyentuhnya sama sekali. Justru saat haid itulah saat yang tepat untuk membahagiakan istri karena biasanya emosi wanita saat haid tidak stabil.


Berkata Ibnu Katsir, “ Dan Rasulullah saw tidur bersama salah seorang istri-istrinya di dalam satu baju, beliau melepaskan rida (selendang) dari kedua pundaknya dan beliau tidur dengan sarungnya “. (tafsir Ibnu Katsir)

Dari Maimunah berkata, “ Rasulullah saw Mencumm.bu istri-istrinya diatas (tempat diikatnya) sarung dan mereka dalam keadaan haid “. (HR.Muslim)

Dari Ummu Salamah berkata, “ Tatkala aku sedang berbaring bersama Rasulullah saw dalam sebuah kain (berselimutan sebuah kain), tiba-tiba aku haid. Maka aku pun diam-diam keluar dan mengambil baju haidku, lalu Rasulullah saw berkata kepadaku, “ Apakah kamu haid? “, aku berkata, “iya”. Lalu Rasulullah saw memanggilku dan aku pun berbaring bersama beliau dalam sebuah kain “.

Ummu Salamah berkata, bahwasanya Rasulullah saw menciumnya dan ia sedang puasa, ia juga mengabarkan bahwasanya ia dan Rasulullah saw mandi janabah bersama di sebuah tempayan (HR. Al Bukhari dan Muslim) [reportaseterkini.net]

Subscribe to receive free email updates: