Pernikahan Akan Berkah Dan Bahagia Jika Di Naungi Dengan 6 Hal ini

Reportaseterkini.net - Jika Allah memerintahkan suami bekerja keras mencari nafkah, sang suami harus melakoni tugasnya dengan ikhlas. Demikian pula sang istri sebagai ibu rumah rumah tangga. Keberkahan dan kebahagian akan terjaga manakala pernikahan dinaungi dengan berbagai hal seperti berikut :


1. Meluruskan niat 
Tidak ada niat, maka segalanya tidak akan terlaksana. Maka, niat itu harus diluruskan dengan sebaik-baiknya. Niat menikah tentunya karena Allah Swt. Sebab, menikah merupakan perintah-Nya. Menikah juga termasuk sunnah Nabi Muhammad Saw. Sehingga dalam proses nikah hingga pasca pernikahan harus mencontoh Nabi.

Misalnya, ketika memilih pasangan hidup, hendaknya yang dipilih adalah yang baik agamanya. Kemudian, saat walimatul  ‘ursy sebaiknya tidak berlebihan karena kita tahu Nabi Saw. Mengajarkan untuk selalu bersikap sederhana dan tidak boros.

2. Saling terbuka 
Ketika sudah menjadi suami dan istri hal-hal yang dulunya belum diketahui harus dibicarakan         secara terbuka tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing. Hal ini agar tidak ada pihak yang merasa tidak dihargai. Karena pada dasarnya, menikah adalah untuk saling menghargai dan mengasihi.

3. Bersikap toleran 
Sudah pasti berumah tangga, suami dan istri memilki kebiasaan dan pemikiran yang berbeda-beda,sehingga akan timbul perdebatan. Sikap toleran ini sangat penting bagi kehidupan suami-istri untuk mewujudkan keluarga yang tetap harmonis. Dan dalam hal ini, sikap toleran menuntut adanya sikap saling memaafkan.

4. Mengutamakan komunikasi 
Komunikasi  sangat sangat penting karena akan meningkatkan rasa saling cinta. Komunikasi juga menghindarkan suami-istri dari kesalahpahaman. Apalagi bagi suami dan istri yang memilikikesibukan masing-masing. Dengan komunikasi ini, mereka bisa memberikan rasa perhatian, saling mendengar, dan merespon.

5. Santun dan bijak
Sikap santun dan bijak dalam berinterinteraksi perlu dilakukan karena akan menciptakan suasana yang nyaman dan indah. Sehingga suasana ini membuat suami-istri betah tinggal di rumah, sebagaimana ungkapan,”Rumahku adalah surgaku”. Sikap santun dan bijak merupakan cermin dari kondisi jiwa yang mapan. Ketika kondisi jiwa seseorang itu labil, maka akan ada kecenderungan bersikap emosional, karena setan akan mudah memengaruhinya.

6. Mendekatkan diri kepada Allah 
Sudah pasti kalau kita menginginkan rumah tangga yang tetap harmonis, hubungan kita dengan Allah Swt, harus diperkuat, karena dengan begitu akan menghasilkan keteguhan hati. Tanpa adanya kedekatan dengan Allah, mustahil seseorang dapat mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia. [reportaseterkini.net]

Subscribe to receive free email updates: