Berhati-Hatilah!! Jangan Sampai Anda Terjerumus Ke Dalam Perbuatan Keji ini

Reportaseterkini.net - Melakukan zina. Kejahatan zina termasuk dosa besar dan musibah yang mengoyak kehidupan seseorang. Zina ini merusak dunia dan akhiratnya. Menjadikannya berada dalam keterpurukan yang tiada henti dan kegundahan yang selalu menyertainya. Berapa banyak jiwa mati sia-sia karena zina! Berapa banyak hubungan persaudaraan terputus karena zina! Berapa banyak banyak persahabatan yang tercabik-cabik karena zina! Berapa banyak bayi yang dilahirkan tanpa ayah karena zina! Berapa banyak wajah yang sirna keceriaannya, mata yang lenyap pancarannya, hati yang menjadi gusar dan terguncang karena zina!


Allah telah melarang hanya mendekati zina atau factor-faktor yang menyebabkan perzinaan. Lantas, bagaimana dengan melakukan zina itu sendiri? Allah berfirman,’’Dan janganlah kamu mendekati zina. (Zina) itu sungguh suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (Al-Isra’ [17] : 32).

Begitu pula, Allah memerintahka Nabi agar membaiat kaum wanita, dan salah satu isinya adalah agar tidak berzina. Allah berfirman,”Wahai Nabi, apabila perempuan-perempuan mukmin datang kepadamu untuk mengadakan baiat (janji setia), bahwa mereka tidak akan mempersekutukan  sesuatu apapun dengan Allah; tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anak mereka, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka baiatlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun Maha penyayang” (Al-Mumtahanah [60] : 12).

Wahai muslimah yang mulia, jauhilah zina. Karena, perzinaan mengakibatkan hilangnya kemuliaan, pencampuran nasab, dan penyerahan harta kepada kepada pihak yang tidak berhak menerimanya. Abu Dawud meriwayatkan dengan sanad hasan dari Abu Hurairah bahwa ia mendengar Nabi bersabda saat turun ayat tentang mu-la’anah (penolakan tuduhan zina dengan sumpah disertai kesediaan menerima laknat  dari Allah): “ Wanita mana saja yang memasukkan kepada suatu kaum orang bukan dari mereka (melahirkan anak dari hasil zina,-ed),maka wanita itu tidak ada artinya sama sekali disisi Allah, dan tidak akan memasukkannya kedalam surga.”

Kepada setiap muslimah yang terjerumus dalam perzinaan, atau yang menjadi sebab fitnah diantara para pemuda, kami katakan kepadanya: Wahai muslimah, wahai wanita yang ridha bahwa Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai nabi serta rasulnya, ingatlah aat Anda berada dihadapan Allah, saat Dia berkata kepada Anda,’’Wahai Hamba-Ku, mengapa kamu menanggalkan hijabmu? Mengapa kamu menelanjangi tubuhmu? Mengapa kamu membuat fitnah diantara para pemuda?” Lantas apa yang akan Anda katakan kepada Rabb Anda?
Wahai muslimah, janganlah Anda serahkan diri Anda ke neraka dan murka Dzat Yang Maha Perkasa. Janganlah Anda menentang-Nya dengan kemaksiatan. Berhati-hatilah, jangan sampai Anda terjerumus kedalam perbuatan keji yang mendatangkan cela bagi kedua orang tua dan saudara-saudara Anda, bahkan kerabat dan keluarga besar Anda. Sungguh, zina itu adalah waktu sesaat dalam kemaksiatan yang mengakibatkan aib, cela, dan murka Dzat Yang Maha Perkasa.

Takutlah kepada Allah demi diri Anda. Takutlah kepada Allah demi kehormatan dan kedua orang tua Anda. Teladanilah Maryam, putrid Imran, yang disanjung Allah dalam firman-Nya,” Dan Maryam putrid Imran yang memelihara kehormatannya, maka kami tiupkan kedalam rahimnya sebagian ruh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Rabbnya dan kitab-kitab-Nya; dan dia termasuk orang-orang yang taat” (At-Tahrim [66] : 12).

Perhatikanlah sarah (Istri Nabi Ibrahim,-ed.) saat Nabi menceritakan kepada kita tentang dirinya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Bukhari :
“ Ketika Sarah dimasukkan agar melayani penguasa yang kejam, ia pun bangkit  untuk berwudhu dan menunaikan shalat, lantas berdoa,”Ya Allah, jika aku memang beriman kepada-Mu dan Rasul-Mu, dan menjaga kemaluanku kecuali terhadap suamiku, janganlah Engkau beri keleluasaan kepada orang kafir ini terhadap diriku.’ Allah pun menghapus kegelisahannya dan menghilangkan kegundahannya.”

Catatan : Wanita juga dilarang melakukan les.bi. Yaitu hubungan sek.sual wanita dengan wanita. [reportaseterkini.net]

Subscribe to receive free email updates: